Pengantar Blog


Semoga keberadaan Blog ini membawa manfaat, dan mendapat ridha Allah Ta'ala, amin.

Thursday, October 3, 2013

Puasa Hari Arafah dan Hari Asyura'

Disunnahkan berpuasa di hari Arafah (tanggal 9 Dzul Hijjah) dan hari Asyura’ (tanggal 10 Muharram),  sesuai dengan hadits dari Abu Qatadah al-Anshari:


أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اَللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَرَفَةَ. قَالَ: " يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ وَالْبَاقِيَةَ ", وَسُئِلَ عَنْ صِيَامِ يَوْمِ عَاشُورَاءَ. قَالَ: " يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ "
Bahwa Rasulullah ketika ditanya tentang puasa Hari Arafah,  Beliau menjawab: “(Puasa hari Arafah)  menghapus dosa-dosa setahun yang yang lalu dan setahun yang akan datang,” dan ketika ditanya tentang puasa Hari Asyura’,  Beliau menjawab: “(Puasa hari Asyura’)  menghapus dosa-dosa setahun yang lalu,”  (HR Muslim).

Para Ulama’ sependapat bahwa yang dimaksud dengan menghapus dosa di sini, adalah menghapus dosa-dosa kecil,  sementara dosa-dosa besar hanya bisa dihapus dengan tobat nasuha.

No comments:

Post a Comment

Post a Comment